Minggu, 01 November 2020

KIONA'S 4TH BIRTHDAY

•*´¨`*•.¸¸.•*´¨`*•.¸¸.•*´¨`*•.¸¸.•*´¨`*•.¸¸.
•::: (\_(\ …*…*…*…*…*…*…*…*…*…*…*…*
*: (=’ :’) :::::::: Happy Birthay Kiona :::::::::::
•.. (,(”)(”)¤…*…*…*…*…*…*…*…*…*…*…*
¸.•*´¨`*•.¸¸.•*´¨`*•.¸¸.•*´¨`*•.¸¸.•*´¨`*•.¸


Asiik, Kiona udah genap 4 tahun dan tahun depan akan masuk sekolah..
Karena masi pandemi, ulangtahunnya cuma dirayain ama keluarga aja tanpa ngundang yang lain-lain (keluarga besar/tetangga). Namun walau begitu, semoga ini ga mengurangi sukacita Kiona di umur barunya ini.
Semoga bertumbuh menjadi anak yang takut akan Tuhan, dengar2an sama orang tua, baik, makin pintar dan pengertian.. Semoga mama papa juga bisa jadi orangtua yang baik buat Kiona..
Sehat selalu anak cantik..
Makasih juga untuk semua kado yang diberikan untuk Kiona..


Beberapa Foto saat dirayakan di rumah opung-opungnya:






Perayaan ke-2:





Yeay, hadiahku banyak

Ready for school check

╔╗
║╚╦═╗╔═╦═╦╦╗
║║║╬╚╣╬║╬║║║
╚╩╩══╣╔╣╔╬╗║
─────╚╝╚╝╚═╝
╔╗╔╗─╔╗╔╗─╔╗
║╚╬╬╦╣╚╣╚╦╝╠═╗╔╦╗
║╬║║╔╣╔╣║║╬║╬╚╣║║
╚═╩╩╝╚═╩╩╩═╩══╬╗║
──────────────╚═╝









Rabu, 28 Oktober 2020

Short Escape with Horison Ultima Bekasi (again)

 Hmmmm....

Begini ini, kalo masi pandemi, tapi kepengen jalan-jalan, jadinya pilihannya cuma nginep bobo syantik di Bekasi tercintah..

Kenapa pilih Horison lagi?

Alasan yang paling utama adalah karna hotel ini akses masuk ke Mall Metropolitan, jadi si kocik bisa sekalian main di Funworldnya.. 

Ya, semakin tua (apalagi yang udah punya anak) fokusnya udah ga buat diri sendiri lagi sih, lebih ke yang family friendly gitu, apa-apa yang dicari pokoknya yang bisa nyenengin si kocik ini.

Maap udah tua. wkwkwkwk..

Kali ini ngajak opungnya sekalian, biar ga stress di rumah terus..

Ya lumayanlah untuk melepas kepenatan..

Semoga corona ini segera berakhir..

Tetap prokes dimanapun kita berada yaaa..











See you next post..

Jumat, 02 Oktober 2020

Happy Annyversary 5 tahun

 Hello my husband,

Happy 5th annyversary


Semoga segala yang kita doakan bisa kita wujudkan..

semangat menjalani kehidupan ini ke depannya ya papa Kiona..


LOVE..





Minggu, 26 Juli 2020

I-LAND

JADI..........


Review kali ini disponsori oleh dedek-dedek ganteng trainee di Korea..

Pertama kali liat iklan I-LAND di TVN kirain ini drama korea baru, ternyata sejenis ajang pencarian bakat. Mengusung tema K-POP, BIG-HIT memilih 23 orang trainee untuk diberikan kesempatan menunjukkan bakat dance, nyanyi supaya pada akhirnya debut dan membentuk group K-POP baru sejenis BTS.

Konsepnya juga unik banget. Big Hit membuat sebuah bangunan di tengah hutan yang dinamakan I-LAND. I-LAND ini berisi segala fasilitas lengkap dari studio latihan yang besar, tablet untuk tiap peserta, tempat tidur, tempat bersantai, tempat makan dengan makanan yang super lengkap, gym dan lainnya. Tujuannya adalah supaya para trainee bisa berlatih selama 24 jam penuh dengan semangat. Namun hanya 12 orang terpilih yang bisa masuk I-LAND diantara 23 orang yang diundang. Sisanya akan dikirim ke GROUND yaitu tempat selain I-LAND dimana fasilitas sangat minim, hanya ada studio latihan dan ruang makan kecil. Jomplang sih.

Orang yang tereliminasi dari I-LAND akan dikirim ke Ground dan orang di Ground dengan performance paling baik akan naik ke I-LAND.
Para I-LAND disebut I-LANDER dan para GOUND disebut GROUNDER.

Sampai dengan hari ini I-LAND sudah memiliki 5 episode dan setiap episode pasti I-LANDER berganti-ganti karena ada yang tereliminasi.

Dan di bawah ini profil ke-23 peserta I-LAND dan review mamak selama 5 episode kemarin:

Sunoo


Sunoo atau Kim Sunoo berumur 16 tahun dengan masa training selama 10 bulan. Menurut mamak, Sunoo ini anaknya manis dan periang. Yang bikin juara adalah mimik dan ekspresinya dia saat tampil. Ga kayak orang yang baru training sebentar.

Youngbin


Bernama lengkap Lee Youngbin, berumur 18 tahun dengan masa training 4 bulan. Dia yang paling sebentar masa trainingnya dari semua peserta di I-LAND. Menurut mamak dalam beberapa episode Youngbin ini paling baik suka membantu para peserta yang lain. Potensinya ada, cuma memang rada kurang percaya diri.

Jake


Jake merupakan Blasteran Korea dan Australia. Umurnya 17 tahun dengan masa training 9 bulan. Jake ini sempat beberapa kali menjadi favorit dengan rating tertinggi karena visualnya yang caem banget. Cakep. Mamak juga favoritin dia. Dancenya keren dan punya potensi yang besar untuk jadi bintang.

Hanbin


Hanbin adalah warga negara Vietnam dengan nama asli Ngô Ngọc Hưng. Dia berusia 22 tahun dengan masa training selama 11 bulan. Hanbin pernah tergabung di sebuah grup dance cover bernama CAC Dance Crew yang cukup terkenal di Vietnam. Walau termasuk peserta yang paling tua, tapi jangan salah, fansnya amat sangat banyak apalagi setelah beberapa kali MNET sepertinya tidak pernah memberikan dia kesempatan untuk masuk ke I-LAND. Sampai saat ini Hanbin masih berada di GROUND. Hanbin juga termasuk favorit mamak. Semoga ini ga menjadikan semangat dia berkurang karena tidak pernah terpilih ke I-LAND. Fighting Hanbin. 

Nicholas 


Sama seperti Hanbin, Nicholas yang bernama asli Wang Yixiang ini bukanlah orang Korea. Dia merupakan warga negara Taiwan, dan dia baru berusia 17 tahun dengan masa pelatihan 8 bulan. Kemampuannya dalam break dance ga usah diragukan, rap juga identik dengan dia, Semoga sukses juga untuk Nicholas.

Niki


Niki juga berasal dari luar Korea yaitu warga negara Jepang. Umurnya 14 tahun dengan masa pelatihan 8 bulan. Dia merupakan peserta paling muda dari segi usia bareng sama Daniel. Dia pernah jadi back up dancer di konser SHINee. Menurut mamak, Niki punya kualitas yang baik dalam ngedance, kemampuan dia buat belajar cepat jadi salah satu nilai tambahnya.

Yoonwon


Nama lengkap Yoonwon adalah Lee Yoonwon. Dia pernah menjadi bagian dari The J (Matchapoint) Dance Crew dan dikenal dengan nama Aron. Umurnya 15 tahun dengan masa training selama 1 tahun lebih 1 bulan. Menurut mamak Yoonwon termasuk orang yang care terlihat dari cara dia menghibur Heesung yang sedang berada dalam tekanan berat. Dance dan ekspresinya juga bagus kok, cuma ga tau kenapa dia dapet rate bawah terus.

Taeyong


Nama lengkapnya Kim Taeyong, umurnya 15 tahun dengan masa training 1 tahun 2 bulan. Taeyong berusia 15 tahun dan punya saudara kembar bernama Kim Taewon. Menurut mamak dia termasuk orang yang rela berkorban buat tim dan ga segan-segan memberikan yang terbaik.

Jungwon


Nama lengkapnya Yang Jungwon dengan usia 16 tahun dan masa training selama 1 tahun 4 bulan. Dia termasuk atlet beladiri. Visualnya yang manis juga banyak menyedot perhatian banyak orang. Suaranya oke banget. Dance juga keren.

EJ


EJ memiliki nama asli Byun Eui Joo sebagai nama panggung. Dia berumur 17 tahun dan sudah menjalani masa training selama 2 tahun 6 bulan. Menurut mamak EJ ini lembut banget. Polos juga kayak anak baik-baik.

Daniel


Seperti yang mamak bilang sebelumnya, Daniel juga termasuk peserta termuda yang baru berusia 14 tahun. Dia juga blasteran Korea dan Amerika. Masa training nya 1 tahun. Dia juga termasuk favorit mamak karena anaknya periang banget, suka menghibur banyak orang dan kelihatan kalo dia penyayang.

K


Bernama panggung K atau dibaca Kei ini berasal dari Jepang dan berumur 22 tahun dengan masa training cukup lama yaitu 2 tahun 8 bulan. Menurut mamak K ini punya tubuh yang luar biasa lentur, segala gerak-gerik dancenya kelihatan seksi. Keren banget lah si K ini. My fave dari awal sampe saat ini.

Seon


Nama aslinya Choi Seunghyuk, tapi kemudian diganti menjadi Choi Seon. Dia berumur 20 tahun dengan masa pelatihan paling lama dibandingkan peserta lain yaitu 4 tahun 10 bulan. Dia pernah berpartisipasi di acara Produce 101 musim ke 2 namun belum berhasil debut. Menurut mamak Seon ini termasuk orang yang berpikiran panjang dan logikal. Sifat kepemimpinan dia beberapa kali kelihatan di episode2 I-LAND.

Jay


Jay, adalah nama panggungnya. Dia blasteran Korea dan Amerika seperti Daniel. Umurnya 18 tahun dengan masa training cukup lama yaitu 2 tahun 11 bulan. Jay termasuk orang yang bekerja keras dan pantang menyerah. Orang yang begini biasanya sukses. Dia termasuk trainee dari Big Hit bersama Sunghoon dan Heesung.

Sunghoon


Nama lengkapnya Park Sunghoon berusia 17 tahun dengan masa training 2 tahun 1 bulan. Dia juga Atlet Figur Skate yang berprestasi. Dia memiliki fans yang luar biasa banyak. Pertemanannya dengan Heesung dan Jake kadang sering jadi kelucuan tersendiri bagi para netizen. Karismanya luar biasa..

Jaeho


Bernama lengkap Choi Jaeho, peserta berusia 19 tahun ini pernah menjadi kontestan World Klass yang diadakan oleh Mnet pada tahun 2019. Jaeho telah menjalani masa pelatihan 1 tahun 5 bulan. Menurut mamak, dia ga terlalu banyak tereskpos karena dia termasuk peserta yang ga pernah masuk ke I-LAND juga. Tapi sifat kepemimpinannya dia juga bagus ketika di Ground.

Geonu


Lee Geonu (Geonu) berusia 19 tahun dengan masa training selama 1 tahun 4 bulan. Sebelumnya, dia pernah tampil di acara 'Dancing High!' yang tayang di saluran SBS pada tahun 2018. Suaranya ga usah diragukan lagi. Bening banget kayak muka pake skincare. Dari awal dia belum pernah menginjakkan kaki di Ground karena kemampuannya.

Kyungmin


Nama Lengkapnya Jo Kyungmin ini berumur 15 tahun dengan masa training 1 tahun 4 bulan. Mukanya yang baby face ini juga sempat mencuri banyak perhatian netizen. Sifatnya care ke semua peserta.

Jaebeom


Jung Jaebeom alias Jaebeom ini berusia 19 tahun dengan masa training yang lumayan singkat yaitu selama 6 bulan. Yang jadi point plus dari dia adalah dia bisa menciptakan lagu. Mukanya yang polos-polos melongo ini sering bikin keunikan sendiri.

Jimin


Jimin yang bernama asli Chu Jimin katanya mantan model cilik lho. usianya 18 tahun dan telah menjalani masa pelatihan selama 11 bulan. Jimin juga belum pernah menginjakkan kakinya di I-LAND sebagai I-LANDER. Kemampuan dancenya menurut mamak ga jelek-jelek amat kok. Semoga bisa debut ya Jimin.

Sungchul


Noh Sungchul (Sungchul) yang berusia 16 tahun ini sudah menjalani masa training selama 8 bulan sebelum menjadi peserta I-Land. Sungchul awalnya masuk ke I-LAND sebagai peserta tambahan, namun tereliminasi diawal dan akhirnya masuk ke GROUND dan sampe saat ini belum naik lagi ke I-LAND.

Heesung


Lee Heesung nama lengkapnya, berumur 18 tahun dengan masa traning yang lama yaitu 3 tahun 1 bulan. Trainee dari Big-Hit ini menjadi idola para peserta lain sejak awal episode karena dianggap legend oleh yang lain. Dia pernah training bersama dengan group TXT, namun gagal debut bersama dengan mereka. Heesung ini termasuk paket lengkap dan udah siap banget buat debut. Kayaknya dia termasuk di dalam daftar debut semua orang. Hahahahaha. Nyanyi oke, dance keren, muka cakep. Idola banget udah. Katanya calon bias sejuta umat. We will see..

Taki


Sama sepeti Niki dan K, Taki juga merupakan peserta dari Jepang nih. Dia berusia 15 tahun dan sudah menjalani masa training selama 10 bulan. Sahabat Niki dan paling disayang sama semua peserta karena dia memiliki tubuh yang imut. Dianggap adik kecil sama K dan K sayang banget sama dia.



KESIMPULAN:

Sebenernya ya kalo mau didebut, semua udah pantes banget debut. Ga ngerti mo milih yang mana2 aja karena semua istimewa. Tapi kalo disuruh list 12 orang yang jadi paling pantas teratas di hati mama adalah:

1. Heesung
2. Sunghoon
3. Geonu
4. Jungwon
5. Daniel
6. Jake
7. Jay
8. Hanbin
9. Niki
10. K
11. Taki
12. Nicholas


O iya, kalo mau vote dari tanggal 24 kemarin sudah dibuka vote publik buat kita netizen loh. Vote dibuka sampe tanggal 2 Agustus, dan setiap hari kita bisa milih 6 orang.

Link votenya ada di sini

Yuk buruan vote kesukaan kalian..


Hahahaha

Semoga bisa debut secepatnya yaaaaa..

Kamis, 25 Juni 2020

Ijinkanlah


Kusangka t’lah kutemukan kedamaian
Kusangka t’lah kutemukan bahagia
Kucari di dalam dunia
Namun aku kecewa

Kupikir mreka kan mengerti hatiku
Manusia takkan mampu menyelaminya
Hanya Kau Tuhan yang mengerti isi hatiku
Dan isi jiwaku

Ijinkanlah
Kukembali pulang
Dalam pelukanMu kuberlabuh
Biarkanlah kubersimpuh
Dengan beribu sesal dengan berjuta harap
Dengan segenap rindu
Dihatiku.

PUP - 25 Jun 2020

Sabtu, 06 Juni 2020

Mana nih Jakarta Fair

DUH,
GA FAIR INI NAMANYA!!!
Mana Jakarta Fair yang ditunggu-tunggu dari tahun lalu?

HU..HU..HU

Gara-gara corona semua harus dipukul mundur.
Hampir semua sektor usaha mengalami penurunan drastis,
Kecuali provider internet, e-commerce dan jasa ekspedisi.

List:
Celana Jeans Baru
Tas Kerja Baru
Sepatu Kio yang baru
Baju centil buat anak 3 tahunan

Semua list diatas harus dicoret dan dikubur dalam-dalam karena Jakarta Fair ditiadakan atau diundur sampai akhir tahun.
THR dipotong, Gaji pun dipotong, syukur-syukur ga di CUT dan PHK.

CORONA cepatlah kau pergi!!!

Selasa, 02 Juni 2020

Pengalaman Rapid Test dan SWAB PCR

Halo Halo...
Gimana kabarnya?
Semoga selalu dalam keadaan sehat apalagi di masa wabah pandemi covid begini.

Sampai saat mamak nulis postingan ini, yang mamak pikirkan adalah Dahsyat banget Tuhan saat memberikan wabah yang langsung melumpuhkan hampir seluruh perekonomian dunia.

2020 memang tahun dengan angka cantik, tapi kejadian di tahun ini benar-benar ga tanggung-tanggung jeleknya.
Diawali dengan bencana di segala tempat termasuk banjir Indonesia dan kebakaran hutan di Ausi, kemudian ditambah dengan kematian banyak orang-orang terkenal, dan sekarang kita sedang dilanda pandemi yang menyebabkan banyak kematian serta kerugian di perusahaan-perusahaan besar yang sudah beroperasi puluhan tahun lamanya.
Hanya dalam hitungan bulan, perusahaan yang udah dirintis puluhan tahun bisa tumbang.

Sudah sepantasnya memang kita sebagai manusia yang lemah berpaling kepada Sang Pencipta. Betapa sombongnya kita ingin berkuasa di bumi yang sebenarnya bukan milik kita.

Tapi boro-boro bertobat, yang namanya manusia dengan kedagingan yang lemah apalagi di Indonesia dengan tingkat kejugulan masyarakat yang lebih tinggi, pandemi begini ga pernah dianggap serius.
Dianggap seriusnya nanti kalo dia ato keluarganya ada yang kena Covid, baru deh menyesal.

Gimana mamak selama pandemi covid?
Mamak ini orangnya emang parnoan, ya namanya mamak-mamak lah ya, wajarnya itu. Ayo ngaku mamak mana yang ga parnoan?
Sejak ditetapkan PSBB di daerah Jakarta, kantor mamak menetapkan WFH dari akhir Maret kemarin. Sebagai masyarakat Indonesia yang taat aturan (read: PARNO), mamak sama sekali ga keluar rumah. Keluar sebentar belanja di minimarket abis itu langsung cuci tangan dan pakai handsanitizer sampai berkali-kali. Hahahha.

Namun sudah sesecure itu juga, ternyata mamak tetap ditegur sama Tuhan supaya ga boleh begitu aja menggantungkan hidup sama handsanitizer, masker dan sabun cuci tangan.

.........................

Jadi ceritanya bulan Mei kantor mamak mengadakan rapid test massal untuk seluruh pegawai kantor. Sebelum rapid test sempat kepikiran gimana kalo ternyata mamak beneran kena si corona ya? cuma pikiran itu ditepis jauh2. Tapi tetep aja malam sebelum rapid test ga bisa tidur sama sekali. Penyakitnya cuma 1, PARNO.

Rapid test pertama mamak di kantor, diantar oleh Papa Kiona karena katanya rapid test itu hasilnya langsung keluar, jadi papa Kiona berencana nunggu di parkiran kantor.

Kami datang paling pagi supaya bisa tetap beraktivitas siangnya. Mamak dapet antrian ke-2 hari itu, dan ga dibutuhkan waktu lama untuk mulai rapid test. Petugas yang melakukan rapid test dengan sigap menyiapkan peralatan begitu liat peserta test mulai berdatangan.
Setelah orang pertama selesai diambil sample darahnya, akhirnya tiba giliran mamak. Mamak maju dengan hati dag dig dug juga. Alat yang digunakan sangat simple, cuma jarum untuk melakukan pengambilan darah dan alat rapid yang bentuknya seperti test-pack buat kehamilan.
Setelah darah didapatkan, maka darah diletakkan di alat rapid tersebut dan ditunggu beberapa saat supaya kelihatan garis 1 atau garis 2.
Sama seperti test kehamilan, garis 1 berarti negatif dan garis 2 berarti tidak negatif (reaktif). Bukan positif sebutannya, tapi reaktif.
Kenapa disebut reaktif? Jadi saat tubuh manusia mendapat paparan virus atau bakteri, antibodi di dalam tubuh otomatis diproduski lebih banyak guna meghancurkan virus atau bakteri tersebut. 
Nah rapid test itu hanya terbatas kepada peningkatan antibodi di dalam tubuh. Ketika orang yang di rapid test sedang mengalami sakit, otomatis antibodinya akan terdeteksi meningkat, sehingga hasilnya pasti akan rekatif. Makanya rapid test tidak 100% terbukti menunjukkan orang tersebut terkena corona atau tidak. 
Dan jeng jeng jeng jeng..... hari itu mamak mendapatkan hasil reaktif.
:'(
Jeder, kayak disamber petir siang bolong rasanya.
Mamak langsung tanya-tanya ke dokter yang ambil darah mamak tadi.

Dokternya cukup menenangkan karena katanya rapid test ini ga 100% akurat.
Orang-orang yang reaktif seperti mamak harus dilakukan test lanjutan yaitu SWAB/PCR untuk mengetahui lebih pasti lagi apakah mamak terpapar virus corona atau tidak. 

Mamak ga langsung SWAB karena jadwal yang ikut test SWAB tenyata ga sedikit juga, akhirnya mamak dapat jadwal SWAB dua hari setelah rapid test di puskesmas dekat kantor.

Hari dimana mamak dijadwalkan SWAB mamak berdoa khusus sama papa Kiona biar yang kami takutkan tidak terjadi pada kami. Seperti biasa hari dimana test berlangsung, kami datang ke puskesmas sesuai jadwal dan jam yang ditentukan. 
Puskesmas sepi dan sepertinya cuma mamak yang test hari itu, karena memang itu adalah hari kejepit sebelum libur Lebaran. 
Sebelum test, mamak agak diintrogasi dulu sama petugasnya, kemudian baru dilakukan SWAB. Petugas yang melakukan SWAB mamak berpakaian APD lengkap. SWAB dlakukan dengan mengambil lendir di tenggorokan melalui mulut dan hidung. Sebentar banget, malah lebih cepat dari rapid test.
Alat SWAB/PCRnya seperti cottonbud, cuma tangkainya panjang banget. Alat itu yang nanti dimasukkan ke dalam mulut untuk mengambil lendir di atas langit2 mulut antara tenggorokan dan dari hidung yang menyambung langsung dengan tenggorokan.
Saat dilakukan test SWAB/PCR, yang mamak rasakan sangat ga nyaman apalagi saat di bagian hidung. Sampai setengah jam setelah SWAB mamak masi berasa ada yang nyangkut di hidung mamak. Hahahahha.
Beda dengan rapid test, SWAB ini membutuhkan waktu lebih lama untuk pengecekannya, apalagi apabila puskesmas/RS tersebut tidak punya alat untuk menganalisis mandiri, mau ga mau harus setor ke RS yang melakukan analisa SWAB.
Mamak kemarin keluar hasil SWAB setelah 5 hari.

Pas menunggu keluarnya hasil test SWAB mamak luar biasa dag-dig-dug. Pertama sebenarnya mamak ga yakin juga kalo mamak kemungkinan corona karena mamak ga pernah keluar rumah. Tapi yang membuat mamak bimbang adalah orang rumah rata-rata masih sering keluar rumah, jadi kemungkinan tertular masih ada. Kedua, saat rapid test mamak memang sedang tidak enak badan, walau ga sakit-sakit amat, jadi mamak bener2 parno jangan2 memang kena corona entah darimana.

Puji Tuhan hasilnya mamak Negatif COVID-19

Jadi mamak bisa ambil kesimpulan:
PARNO itu adalah hal yang ga baik ternyata

Intinya pola hidup sehat emang wajib diterapkan disaat-saat sekarang ini.
Kemana-mana wajib pakai masker karena corona sudah airbond.
Banyak minum vitamin, air putih hangat dan rajin berjemur sinar matahari pagi.
Dan harus banyak berdoa agar obat dan vaksin covid ini segera ditemukan sehingga wabah ini tidak lagi jadi pandemi dan segera berakhir.

Semoga kita juga selalu bisa menggantungkan hidup kita ke Sang Pemilik Hidup.
Dan semoga pandemi ini mengajarkan kita kalau apapun yang dilakukan manusia pada akhirnya sia-sia dan hanya Tuhan yang menjadi tempat kita kembali.