Sabtu, 15 April 2017

Amazing Art World Bandung

Sesuai rencana kami berangkat ke Bandung jam 06.00 dalam rangka First Trip Kiona, maka emak uda bangun jam 04.30 nyiapin sisa packingan yang belum masuk tas, masak air mandian dan siapin bekal untuk makan di jalan.

Kami berangkat sesuai jadwal jam 06.00, but....... begitu keluar gang rumah langsung disambut macet sampai ke pintu tol. Sebelum masuk pintu tol kami lewat jembatan yang di bawahnya bisa liat jalan tol cikampek dan tebak apa, tol cikarang-karawang dan bandung udah macet jauh sejauh mata memandang. :(
Langsung mental breakdown seketika males banget mau jalan juga.
Kami sampe di pintu tol Bekasi Barat udah jam 08.00 dan tebak lagi, akhirnya kami terpaksa balik ke rumah karena ternyata stroler Kiona ketinggalan. :(((
Tadinya mau dibablas aja, ga usah bawa stroler, tapi mikir lagi, PR juga kalo ga pake stroler. Alhasil balik dalam keadaan bermacet ria.

Sampai rumah jam 10.00 dan amat sangat bete karena sia-sia di jalan 4 jam.
Tadinya mau berangkat sore aja biar langsung ke hotel, tapi kayaknya papanya Kio ga tega liat emak Kio udah semangat dari pagi, akhirnya begitu sampai rumah, ambil stroler dan langsung berangkat lagi. :D

Jadi dari jadwal yang seharusnya jam 06.00 ngaret baru jalan jam 10.00.
Tapi keadaan jalan udah jauh lebih lengang walaupun ya masih rame sama truk-truk menuju Cikarang.
Kami mampir sebentar di rest area dan makan siang yang kebetulan jam 12.00 saat itu..
Sampai pintu tol Cikarang Utama, jalanan udah terbebas dari kemacetan dan kami langsung menuju ke rumah opung Kio di PDAM. Jam 13.00 kami sampe di sana dan ngobrol-ngobrol sebentar dengan opung Kio. Karena hampir hujan, kami memutusan segera menuju hotel jam 14.15 agar ga repot dan macet di jalan. Cukup macet-macetan hari ini.

Rencana ke dusun bambu dicoret dulu ya, karena kemacetan dan hal-hal yang diluar rencana tadi pagi. Kami sampai di hotel sekitar jam 15.00, Cek-in di Grand Mercure Setiabudi. Budget hotel Rp 1 jutaan, Kok tumben boros nih? Kami sengaja cari hotel yang memang ada kolam renang air hangatnya jadi Kio bisa kami ajak renang dan lokasinya juga ga jauh dari daerah Lembang sesuai rencana tempat wisata kami 3 hari ini.
Selesai cek-in kami jalan-jalan liat fasilitas hotel dan ga usah ditanya pasti ambil posisi trus cekrek-cekrek lah ya.. Hihihi..











Kami boboan sebentar di kamar, mandi dan jalan ke Amazing Art World sesuai rencana kami kemarin.
Sampai di AAW jam 16 lewat karena emang ga sampe 5 menit dari Grand Mercure. Deketan banget, cuma seling berapa hotel.
For information, parkir di AAW ini dikenakan tarif Rp 10 ribu.
Tiket masuk ke dalam Rp 130 ribu per orang for weekday dan Rp 170 ribu for weekend. Ini adalah harga reguler, untuk harga mahasiswa biayanya lebih ringan. Tapi ga tau berapa, bisa liat langsung ke webnya aja kali ya..

Di AAW ini sepi banget apa karena udah sore atau karena bukan weekend, tapi pengunjung lumayan sepi. Parkiran sepi.
Begitu masuk ke dalam, kita harus lepas alas kaki kita karena seluruh ruangan itu ternyata lukisan dinding gitu sampai ke lantai-lantainya. Jadi logis sih kalau alas kaki kudu dititip.
Pas awal masuk, kami disambut dengan lukisan bertema pantai, air dan hewan-hewan air. Makin ke dalam, tema ruangannya berubah. Banyak variasi karena seluruh ruaangan udah disulap jadi lukisan 3D. 
Sebisa mungkin bawa kamera yang bagusan ya guys, jadi ga nyesal dateng kemari udah mahal-mahal juga.. Kami cuma bermodal kamera hape aja soalnya. Hehehehehhe..
Btw, karena sepi pengunjung, kami fotonya terpaksa ganti-gantian, ga ada yang mau dimintain tolong buat fotoin.. ZAD
So, this is our journey in AAW.




















































Males mirorin foto.. :D












Luthu-luthu kan? Ahahahahaha
Kiona tidur pas masuk ke AAW, tapi bangun pas di tengah-tengah kami lagi asik foto-foto, untungnya dia diem aja ga cranky, jadi masih bisa tetap lanjut foto-foto. :D
O iya, waktu kami di sana, ada beberapa lukisan yang ga bisa didatangin karena lagi maintenance jadi bau catnya masih kemana-mana. WOOOOOO... Dan ga mau lama-lama juga, kasian Kio nyium bau-bau cat gitu.

Pulang dari sana kami cari makan malam di Bandung bawah. setelah itu pulang ke hotel lagi, foto-foto lagi di hotel karena ternyata pool di Mercure ini kalau malam kayak bintang-bintang gitu katanya karena ada lampu-lampu kecil di dalam kolamnya.
This is it..
















Sekali lagi mohon maap kamera yang tidak seberapa. Hahahaha.
Abis puas Foto-foto kami istirahat dan bersyukur untuk hari yang indah di hari itu..
Lanjut next ke postingan selanjutnya ya...

First Trip with Our Kiona


Minggu ini termasuk minggu yang bersejarah bagi keluarga kami.
WHY?
Karena Kiona traveling untuk pertama kalinya.
Tidur di tempat tidur yang bukan kamarnya.
:D

Emak bapaknya udah nyiapin cuti khusus untuk liburan kemarin.
Sebulan sebelumnya udah ngurus surat cuti, searching-searching ini itu.
Sesuaiin budget dengan rencana-rencananya..
Dan Huala... Jadilah first trip bersama boru panggoaran kami,

3 hari 2 malam yang kami persiapkan.
Dari tanggal 12 April sampai 14 April dimana kami akan berlibur dan berjumat agung di Bandung.
Emaknya udah hepot (sibuk ga jelas *red) nyiapin ini itu dari sebulan sebelumnya.
Nyariin hotel yang pas, pakaian sampe jadwal mau kemana-mana aja beserta besaran budgetnya.
Ahahahahaha..

Jadi rencana short trip kami adalah:
Hari 1 (12 April 2017)
Berangkat jam 06.00 pagi dari Bekasi langsung menuju ke Dusun Bambu
Sampai di Dusun Bambu sekitar jam 10.00 (estimasi paling lama)
Selesai dari Dusun Bambu jam 13.00 (estimasi makan siang di sana)
Langsung menuju ke Amazing Art World Bandung dan sampai sana sekitar jam 14.00
Pulang dari Amazing Art jam 16.00 dan langsung menuju ke Hotel Mercure
Karena lokasinya berdekatan, estimasi sampai di hotel jam 16.30
Trus istirahat di hotel dan keluar bentar untuk makan malam

Hari 2 (13 April 2017)
Sarapan di hotel dan berenang serta siap-siap cek-out sampai jam 11.00
Langsung menuju Floating Market (estimasi sampai jam 12.00 langsung maksi di sana)
Selesai dari floating market menuju ke Farm House Susu Lembang jam 15.00
Jam 17.00 menuju ke Hotel Zest di Sukajadi
Istirahat di hotel dan keluar makan malam

Hari 3 (14 April 2017)
Sarapan di hotel dan siap-siap ibadah plus cek-out jam 10.00
Cari oleh-oleh dan kemudian menuju gereja
Ibadah di GKPS PDAM jam 12.00-14.00
Makan siang sama opung Kio
Dan otw ke Bekasi minimal jam 16.00

Besaran budget yang diperkirakan sekitar Rp 3 juta

Dan apakah semua sesuai dengan perbudgetan?
Yup.. Sesuai.. Hahahahaha..
Akan dibahas di postingan selanjutnya yak..
kebanyakan kalo diceritain dimari..
Akan diceritakan per harinya biar lebih detail..
Hihihi..

Sabtu, 01 April 2017

Our Precious is 5 months old


Halo.. Halo

Kiona is back yooow..
\(^0^)/

Hari ini Kiona umurnya 5 bulan..

semakin pintar, semakin sehat..
Semakin jadi kebanggaan mama dan papa..
Love you boru cantiks..






Sabtu, 25 Maret 2017

DPT ke-2 + Rotavirus

Hari ini Kiona makin pintar.
Kenapa begitu?
Karena vaksin DPT sudah masuk ke dalam tubuh Kio
jadi tubuh Kio makin kebal dan sehat, dan Kio jadi semakin pintar..
Hehehehehehe..

Pagi ini kembali mendatangi RS Masmitra dimana Kio lahir. RS yang terdekat dari rumah dan bisa cover asuransi (tetep). Aku berdua dengan Kiona karena papanya kerja, kerja dan kerja.

Begitu sampai RS, langsung daftar ke Dr. Ida dengan nomor antrian 2 (padahal itu sudah jam 08.00). Mungkin karena orang-orang mengira dr. Ida akan kembali terlambat datang seperti minggu-minggu lalu. Tapi ternyata hari ini dr. Ida tidak terlambat. Hahahaha.

Kiona yang pertama kali dipanggil, kemungkinan nomor antrian 1 orangnya lagi ga ada, jadi langsung ke Kiona.
Begitu bertemu dr. Ida dan konsultasi ini itu tentang tumbuh kembang Kiona, akhirnya Kiona diberikan 2 vaksin yaitu DPT ke-2 dan Rotavirus.
Saat DPT pertama Kio mendapat vaksin infranrix-hexa, namun hari ini Kio diberikan vaksin pediacel. Kenapa? karena infranrix-hexa nya sedang kosong.
Sebelumnya dr. Ida menawarkan 2 vaksin kepadaku yaitu Pediacel dan Hexaxim. Apa bedanya? Sama-sama vaksin DPT yang menyebabkan bayi tidak demam, namun yang berbeda adalah kandungannya. Hexaxim ada tambahan vaksin hepatitis-B.
Kenapa aku lebih memilih Pediacel dibanding hexaxim? padahal kan hexaxim lebih lengkap?
Alasan pertama karena dari segi harga. Pediacel lebih murah dibanding Hexaxim. FYI, Pediacel di RS ini harganya 800 ribuan rupiah, dan Hexaxim bisa sampai 1 jutaan rupiah. 
Alasan kedua, Kio sudah mendapat 2 kali vaksin hepatitis-B. Untuk yang ke-3 nanti saja di usia 6 bulannya Kio, siapa tahu infranrix hexanya sudah ready. Walaupun memang Hepatitis-B ini adalah vaksin mati yang tidak akan berbahaya apabila diberikan lebih, namun aku hanya ingin semua sesuai dengan jadwal imunisasi Kiona.

Untuk Rotavirus, Kio diberikan vaksin Rotarix. Walaupun kata orang banyak ga terlalu ngaruh, tapi ya coba aja sekali ya kak Kio. soalnya yang kemarin Kiona diare benar-benar menjadi pembelajaran. Hehehehe. Walaupun bakteri diare meamng bisa menyerang kapan dan dimana saja.

Kiona ditidurkan di tempat tidur di ruangan dr. Ida dengan masih mengunyah tetheer di mulutnya. Begitu suntikan mendarat, Kiona anteng dengan tethernya, padahal mamanya udah siap-siap pegang tangan Kio siapa tau bergerak. Hahahaha. sampai seluruh cairan di suntika habis, Kiona anteng kayak ga terjadi apa-apa.
Anak pinter. Hahahaha.

Setelah vaksin, Kiona aku jadwalkan untuk tindik anting, jadi kami berdua diarahkan ke bidan di lantai 2 tempat bayi. Kata dr. Ida ga apa-apa kok setelah vaksin langsung tindik. Setelah sampai di sana, aku tidak diperbolehkan masuk, Aku menyerahkan anting Kiona yang aku bawa dari rumah dan Kiona dibawa ke dalam ruangan.
Yang kudengar tidak lama setelah itu, Kiona menjerit sejadi-jadinya.
Tindik di RS Masmitra dikenakan biaya 40 ribu rupiah (anting dari kita) dan sistem tindiknya bukan yang tembak, tapi masih ditusuk dengan jarum.

Tega ga tega sebenernya dari kemarin-kemarin sempat ga jadi-jadi tindik Kio yang pada akhirnya mama Kio membulatkan tekad untuk tindik (halah).

Selesai ditindik, Kio masih nangis sejadi-jadinya. Ya iya lah, ditusuk jarum sampe nembus gimana ga sakit. Maaf ya sayang, tapi nanti kalo kamu udah besar dan mau tindik, udah keburu tebel kulit telinganya, walaupun bisa tindik tembak tetap aja kan sakit. Hehehehe. Jadi ya ditega-tegain aja.
berlumur darah
Aku langsung kasi Kiona minum karena memang sudah lebih setengah jam dari waktu vaksinnya.
Dan setelah itu kami langsung pulang ke rumah agar Kio bisa istirahat di tempat tidur.

Bekas suntikan di paha Kanan atas


Selesai sudah vaksin Kiona. kita tunggu vaksin DPT ke-3 saat Kiona 6 bulan ya..
Sehat terus sayang Mama Papa.

Rabu, 22 Maret 2017

to my Daughter


I'm the lucky mom because I have you in my life..
All your laughs, all your tears complete me
Every time you smile, I know i have everything..
My wish and my pleasure to look you grow well, healthy and smart..
I can't life without you,
because now, you are my life..