Minggu, 28 Mei 2017

Rumah Vaksin Pondok Gede

Jadi sebenernya udah sering banget dengar tentang rumah vaksin ini udah dari lama.
Dan di awal tahun kemarin juga udah sempat tanya-tanya alamat dan harga dari WA nya.
Sampe pernah survey tempat juga ke sana sekalian jalan-jalan sore.
Tapi baru kemarin akhirnya jadi juga ke rumah vaksin Pondok Gede.
Kenapa baru sekarang ya?
Pertama, Kiona udah punya kartu asuransi dari Kantornya papa, jadi sayang dong kalo ga dipake, sedangkan di Rumah Vaksin ga bisa pake kartu asuransi. Nah makanya dari kemarin tiap vaksin pasti larinya ke RS yang memang mendukung kartu asuransi papanya. Jadi dari awal selalu di RS Masmitra kalo mau vaksin.
Nah, berhubung sejak seminggu lalu di RS Masmitra stok untuk vaksin DTP combo yang ga bikin demam itu KOSONG, alhasil udah mulai tanya-tanya ke RV Pondok Gede dari WA. Dan Puji Tuhan ada vaksinnya.

FYI, RV Poondok Gede ini beralamat di
Komp. Bumi Makmur
Jalan Camar No 10, Pondok Gede, BEKASI
HP/WA: 081212340434
BB: 2A3C46FF
FB: rumah Vaksinasi Pondokgede

Ancang-ancangnya:
Kalo dari jalan Jatimakmur, masuk dari perumahan DDN yang diseberang TIP TOP Pondok Gede, masuk terus sampai Komplek Bumi Makmur. RVnya di samping masjid Al-Muhajirin

sumber RV Pondok Gede
Memang bangunannya lebih terkesan seperti rumah dibandingkan dengan Rumah Sakit ato Puskesmas. Tapi ada Plang Rumah Vaksin ditambah sekarang udah jamannya GPS, jadi pasti udah ga bakal tersesat lagi kalo kemari.

FYI lagi, kalau mau daftar disini harus minimal H-1 biar bisa dipastikan ketersediaan vaksinnya.

BTW, jam operasional selama bulan Ramadhan ini:
Senin, Selasa, Jumat  09.30 - 11.00
Sabtu 09.00 - 12.00
Minggu 09.00 - 11.00

Kalau jadwal normalnya:
Senin, Selasa, Jumat  18.30 - 20.00
Sabtu 09.00 - 12.00
Minggu 09.00 - 11.00

Kemarin sepulang gereja, kami langsung ke RV Pondok Gede dan dapet nomor antrian 1, ga lama sesudah kami banyak orang berdatangan. Ternyata di hari Minggu pun tetap rame. Ga cuma Sabtu aja.

sumber RV Pondok Gede
Begitu masuk ke dalam, tempatnya lumayan cozy, ada playground untuk anak, jadi ga bosan menunggu. Pelayanannya juga lumayan cepat karena saat itu memang masih sepi. Tapi kurang tau juga apakah ada nursery roomnya, karena ada plang ruang laktasi, tapi dicopot. Ga tau memang ruang laktasinya pindah ato memang udah ga ada lagi.

Sumber: Rustam Tajuddin
Begitu masuk ke ruang dokternya, ruangannya rapi dan banyak boneka. Dokternya (lupa tanya nama) juga sangat informatif. Beliau menjelaskan tentang vaksin yang akan kami gunakan, apa kegunaannya dan penanganan apabila terjadi demam. Kesan pertama Good lah.
Tapi entah kenapa Kio begitu ngeliat Dokternya langsung nangis kejer.
Sumber: Rustam Tajuddin
Sumber: Rustam Tajuddin


Dan untuk harga menurut kami harga vaksin di RV ini selisihnya lumayan besar dibanding dengan RS. Kenapa? Karena kita hanya membayar untuk harga vaksinnya saja ditambah dengan biaya administrasi Rp 10 ribu. Biaya dokter free. Lumayan kan jika dibandingkan di RS yang biaya dokter aja bisa sampe 150 ribuan belum lagi kena biaya alat-alat misalnya suntiknya dan kapas, alkohol, dll.

Dan RV ini banyak cabang juga.
cabang Rumah Vaksin
Hahaha. Mamak jadi kayak promosi ya? gapapalah sekalian berbagi informasi kan.
So, mungkin ke depan kalau limit kartu asuransi Kio udah abis, bakal kesini lagi deh. Lumayan kan dompet mamak bapak beda-beda 100 - 200 ribu.

Oke deh segitu dulu. Nanti kita lanjut lagi.

MPASI 6+

Duh.. Lama banget ya ga posting lagi, dari awal Mei sampai sekarang udah tanggal 28 Mei baru bisa update sekarang.
Sibuk banget ya sis?
Hahahahahaha.

Jadi bahasan kali ini adalah tentang MPASI yang kepanjangannya Makanan Pendamping ASI.
yah namanya juga pendamping ya, berarti harus tetap dibarengi dengan ASI.
Untuk MPASI 6 bulan ini targetnya Kio baru diperkenalkan pada makanan baru, ASI tetap jadi bagian utama makanan Kio.

2 minggu pertama Kio mamak perkenalkan pada menu tunggal yang kalo kata WHO itu fungsinya selain supaya si anak ga shock, juga untuk melihat reaksi alergi anak terhadap jenis makanan tertentu.

2 minggu pertama makanan yang mamak siapkan rata-rata adalah bubur buah plus ASI.
Mamak juga mudah membuatnya, cukup dengan daging buah yang diblender dengan ASIP, kemudian saring. Hasil saringan yang didapat diharapkan tidak terlalu cair, jadi kalau disendok dan dijatuhkan, bubur tidak akan langsung mengucur dari sendok, tetapi jatuh perlahan.

Day 1 & 2 Kiona mamak perkenalkan sama buah alpukat (pure avocado).
mamam pure avocado
Hasilnya Kiona agak keheranan dengan buah ini karena ga ada rasanya (lebih terkesan hambar). untuk hari pertama mamak menyiapkan seperempat mangkoknya Kio. Kalau disendok mungkin sekitar 2,5 sendok makan orang dewasa. Dan Kio ga habis untuk hari pertama makan. Tapi di day 2, makannya lumayan lebih banyak dibanding hari pertama dan habis. Yeay..

Hari-hari selanjutnya tetap dengan menu pure sampai 2 minggu ke depan. Dari semua menu tunggal yang dicoba, favorit Kio adalah pure papaya. Ini mau sebanyak apapun pasti habis makannya.
beras wangi gasol
fave menu: pure papaya


Jadi untuk menu tunggal Kio selama 2 minggu:
Day 1: pure avocado (siang)
Day 2: pure avocado (siang)
Day 3: pure pear (siang)
Day 4: pure pear (siang)
Day 5: pure papaya (siang)
Day 6: tepung beras merah wangi gasol (siang)
Day 7: pure papaya (siang)
Day 8: pure avocado (siang)
Day 9: pure apple (siang)
Day 10: pure banana (siang)
Day 11: pure wortel (siang)
Day 12: pure potato (siang) pure papaya (sore)
Day 13: pure watermelon (siang) pure banana (sore)
Day 14: tepung kacang hijau gasol (siang) apple banana (sore)

Di hari 14 mulai mencampur 2 jenis makanan.
dan sengaja memang dari day 11 sudah mulai 2 kali makan biar ga kaget nantinya.
di minggu ke 3 MPASI memang targetnya selain masih menu tunggal juga rencananya mulai mencampur 2 menu supaya bayi juga ga jenuh dengan menu tunggal walaupun memamng banyak menu yang masih belum dicoba ya..
Dari day 15 sampai day 21 sudah mulai campur menu dan 2x makan.. Hehehehhehe..

Day 15: tepung merah wangi gasol (siang) pure banana (sore)
Day 16: tepung kacang hijau gasol (siang) apple banana (sore)
Day 17: tepung beras merah gasol (siang) pure avocado (sore)
Day 18: Brokoli wortel (siang) pure papaya (sore)
Day 19: brokoli jagung manis (siang) pure banana (sore)
Day 20: tepung kacang hijau gasol (siang) papaya avocado (sore)
Day 21: kentang brokoli keju (siang) pure avocado (sore)


O iya untuk keju aku pakai belcube plain, untuk mentega pakai unsalted butter (ub) elle n vire dan evoonya pake filipo berio. evoo = extra virgin olive oil. Gunanya selain untuk memberi rasa di MPASI juga untuk menaikkan berat badan bayi.

Lanjut. Untuk minggu ke-4 mamak mulai menu 4*. Apa tu menu 4* dan kapan baiknya bayi mulai dikasi menu 4*? menu 4* ialah menu yang terdiri dari 4 unsur makanan yaitu karbohidrat, protein nabati, [rotein hewani dan sayur. 
Sumber karbohidrat antara lain: beras, beras merah, jagung, ubi, singkong, kentang, oat (gandum), dll
Sumber protein nabati antara lain: alpukat, aneka kacang-kacangan misalnya kacang hijau, kedelai, almond, termasuk olahan kedelai yaitu tempe dan tahu, jamur, dll
Sumber protein hewani: telur, daging-dagingan termasuk ikan ayam dan sapi, udang, dll
Sayur: brokoli, bayam, kacang panjang, buncis, dll
tinggal pilih satu diantara sumber tersebut, blender jadi satu dan saring.

jadi di day 22 sampai hari ini Kio udah mulai dikasi menu 4*
Day 22: kentang brokoli salmon tofu + evoo (siang dan sore)
Day 23: kentang brokoli salmon tofu (siang) pure avocado (sore)
Day 24: tepung beras merah wangi gasol wortel salmon tofu (siang) papaya avocado (sore)
Day 25: kentang wortel salmon tofu + keju (siang) pure papaya (sore)
Day 26: kacang merah wortel salmon tofu + evoo (siang) papaya avocado (sore)
Day 27: kentang brokoli sapi tofu (siang) pure avocado (sore)
Day 28: kentang brokoli sapi keju (siang dan sore) banana papaya (malam)
Day 29: beras putih sapi buncis tafu + ub (siang dan sore)

o iya, sejak seminggu kemarin Kio juga udah dikasi cemilan biskuit regal karena regal lebih lembut dan cepet lumer kalo kena ludah, jadi aman untuk Kio.

3 hari lagi Kiona udah 7 bulan dan targetnya makannya udah 3 kali sehari.
Semoga Kiona terus sehat tumbuh besar melalui makanan yang dimakan.
Amin..

Caw in the next posting

Senin, 01 Mei 2017

yeay, Kiona lulus S1 ASI X


Congratulation for our Baby Girl, the sweetest baby in the world..
Akhirnya hari ini Kiona memasuki usia 6 bulan,
yang artinya Kiona sudah lulus usia minimal pemberian ASI ekslusif.
Selamat Bayi Kocik kami tersayang.
6 bulan usiamu, mama benar-benar merasakan perjuangan seorang ibu.

Pejuang ASI kalau kata orang-orang.
Dan itu sangat mama rasakan. Menjadi ibu pejuang ASI yang benar-benar berjuang memenuhi kebutuhan ASI Kio minimal sampai dengan usia 6 bulan.
3 bulan pertama sangat mudah bagi mama untuk memberimu ASI.
Puji Tuhan ASI sangat-sangat berlimpah saat itu.
Namun saat mulai masuk ke dunia kerja lagi, perlahan produksi ASI mama mulai berkurang.
Mungkin karena pikiran mama juga sudah terbagi-bagi. Ga lagi hanya memikirkan Kiona.
Mama mulai mencoba segala jenis booster ASI mulai dari yang paling natural sampai dengan obat-obatan. Semua demi memproduksi ASI lebih banyak untuk stok Kiona.
Namun booster hanya berlaku sesaat saja. Paling bertahan seminggu, setelah itu kembali menurun. Belum lagi kalau tamu bulanan mulai muncul, mama hanya bisa menghasilkan 200 ml ASI selama di kantor. Paling banyak 300 lah. Itu sudah sangat Puji Tuhan.
2  bulan terakhir adalah yang paling sulit bagi mama. Dimana selain harus kejar tayang ASI untuk Kio, juga harus Dinas ke luar daerah yang mengharuskan mama menginap tanpa Kiona.
Namun semua itu bisa kita lewati ya boru, walaupun kecolongan sesekali pada akhirnya minum sufor saat mama di luar Bekasi dan stok habis.

Kini 6 bulan sudah ASI mama untuk Kio seorang dan ke depan Kio sudah mulai makan MPASI. Semoga mama tetap bisa memenuhi kebutuhan ASI Kio. Memang kalau sudah MPASI kebutuhan ASI Kio pasti tidak sebanyak sebelumnya, namun mama harus tetap berjuang setidaknya untuk menyetok lagi ASIP di kulkas.

Semangat ya kita boru, target mama kita bisa sampai kamu usia 1 tahun. Jika memang nantinya lebih dan bisa sampai 2 tahun sangat-sangat beryukur sekali.
Untuk papa Kio, terimakasih sudah menjadi papa ASI yang selalu mendukung apapun itu terkhusus membangun mood yang bagus biar ASI tetap berlimpah. Hehehehehe. Love you full..

Selamat sekali lagi bayi Kocik..
KISS

O iya, buat yang mau download tamplate Sertifikat ASI, bisa langsung download di webnya AIMI, linknya disini

Kiona 6 months already

Happy 6 months Kiona boru mama papa
di bulan ke-6 ini Kiona sudah tambah gede dan pintar.
Sudah bisa mengerti namanya.
Kalau dipanggil sudah mau lihat.
Sudah lebih rajin tertawa.
Pokoknya sudah tambah dan tambah pintar ya boru..
di bulan ini kita akan mulai makan,
semoga Kiona pinter dan kuat makannya
jadi nanti bisa lebih cerdas lagi..


Dan doa mama papa semoga Kiona tetap tumbuh sehat dan kuat


Love,
Mama Papa

Kamis, 20 April 2017

Gubernur Baru Jakarta


Hmm..
Sebelumnya, mau minta maaf karena sebenernya ga ada hak buat komenin tentang Pilkada Jakarta, secara KTP mamak juga KTP pinggiran.
Tapi karena mamak kerja di Jakarta dan notabene menghabiskan 8-12 jam di Jakarta dalam sehari, jadi secara ga langsung mamak juga jadi penduduk gelap di Jakarta lah ya, yang memajukan perekonomian di Jakarta juga dengan buang duit makan di Jakarta.. Hehehhee..

Pilkada Jakarta merupakan Pilkada yang luar biasa menurut mamak.
Gimana enggak, cuma satu provinsi yang milih tapi bisa heboh satu Indonesia.
Tapi mamak berusaha netral senetral-netralnya memandang dari banyak sudut (tapi ga dari sudut SARA) ya.

So. Gubernur Jakarta akhirnya berganti. Walaupun nanti masih di Oktober.
Dari Ahok menjadi Anies.
Dari keras menjadi lembut.
Beda orang, beda karakter, beda kepemimpinan.

Jujur dari sebelum Ahok menjabat Gubernur, mamak merasakan Jakarta hanya begitu-begitu saja.
Setelah Ahok menjabat?
Ya Jakarta juga begitu-begitu saja sih.
Cuma memang lebih banyak pembangunan di sana-sini. Jalanan masih tetap saja macet dan makin macet di satu sisi karena memang banyak pembangunan (positifnya itu).
Yang mamak ga rasakan perbedaannya adalah masalah Kalijodo, Pasar Tanah Abang karena mamak memang ga pernah melewati daerah sana. Tapi menurut berita dan informasi yang mamak lihat dan dengar, daerah yang mamak sebutkan tadi memang lebih teratur dan rapi. Itu bagus. Berarti pemerintah daerah ada kerjanya. Bersyukur punya Gubernur yang mau kerja untuk rakyatnya, untuk Jakarta lebih bersih dan nyaman. Itu cukup. ya seenggaknya dibanding yang dulu-dulu kan.

Masalah pengadminstrasian, mamak juga ga merasakan karena mamak mengurus administrasi di Bekasi yang memang apa-apa sangat dibuat njlimet alias memusingkan. KTP dan KK yang bisa dibuat cepat jadi berhari-hari kalo tidak ada pelancarnya.
Katanya di Jakarta masalah KK, KTP dan lain-lain bisa selesai cepat semenjak ada Ahok. Mamak mengapresiasi kerja Gubernur Ahok yang begitu hebat mengubah "sistem" birokrasi yang menurut mamak sudah mendarahdaging di Indonesia ini. Betapa tidak hebat untuk mengubah yang seperti itu perlu ketegasan dan konsisten tinggi dan keberanian pastinya.
Dan lagi dibuatnya pos "pengaduan" sehingga yang merasa tidak terpuaskan jadi dapat dilayani dengan baik. Banyak perubahan yang mamak tahu jika dibandingkan dengan yang dulu.

Terlepas dari betapa kasihannya bawahan-bawahan pak Ahok yang harus dituntut jujur dan ga boleh main-main, harus dituntut terjun ke tempat-tempat yang selama ini tidak mau didatangi orang lain seperti kali yang bau dan tempat sampah. Tapi ini semua membawa dampak Jakarta terbukti lebih bersih dan cepat pelayannannya.

Terlepas dari sangat kerasnya omongan si Pak Ahok, betapa kasarnya bahasanya, dan sering tidak berpikir dulu sebelum melontarkan kata-kata.
Tapi Jakarta sekali lagi menjadi lebih bersih dan cepat.
Pak Ahok memberikan standarisasi tinggi yang mau tak mau harus diikuti oleh Pak Anies.

Gubernur Baru Jakarta Pak Anies, orang yang sangat santun dan dihormati banyak pihak.
Orang yang berpendidikan dari segi cara berperilaku dan santun dasi segi omongan.
mamak, terlebih semua warga Jakarta sangat berharap Pak Anies setidaknya minimal bisa melanjutkan menjadikan Jakarta bersih dan cepat ini.
Mamak yakin Pak Anies juga punya banyak program yang baik untuk Jakarta.
Tidak hanya memikirkan kepentingan golonganya dan partainya, tapi benar-benar bisa kerja.
Warga Jakarta pasti berharap Pak Anies tidak dipecat untuk kedua kalinya saat mengurus Jakarta.
Warga Jakarta pasti berharap Pak Anies lebih baik dari Pak Ahok dalam memimpin Jakarta.
Dari segi omongan, jelas, bawahan Pak Anies nanti tak akan lagi mendengar maki-makian seperti saat Pak Ahok menjabat, namun dari segi kinerja, biarlah waktu yang menjawab. Warga Jakarta pasti berharap Pak Anies dan jajaran pemerintah bisa membuat Jakarta yang sudah baik menjadi lebih baik.

Mamak secara mendalam mengucapkan terimakasih untuk Pak Ahok atas kerja keras pelayanannya selama ini, Pak Ahok bisa istirahat setelah Oktober 2017 ini pak. Dan mengucapkan selamat berjuang untuk Pak Anies dalam melayani Jakarta dengan kerja nyata.
Pasti begitu juga dengan warga Jakarta.

akhir kata, diiringi harapan Bekasi pun kelak bisa semaju dan seramai Jakarta (pembangunannya) walaupun dalam kenyataannya uda rame di Bekasi ini.

Sabtu, 15 April 2017

Ibadah Jumat Agung di Bandung


Puji Syukur kepada Allah sang pemberi nafas hidup.
Hingga di hari ini masih diberikan kesempatan menjalani hari.
Hari yang spesial karena hari ini adalah hari dimana Yesus menunjukkan Kasih yang terbesar di Dunia.
Karya penyelamatan manusia dari dosa-dosa dengan matinya Yesus di atas kayu salib.
Salib yang dulu simbol Kutuk, sekarang merupakan lambang keselamatan.
Happy Good Friday..

Oke, cukup seriusnya..
yang di atas adalah edisi religius..
:D
Selamat Pagiiiii..
Pagi ini kami bangun dan membuka mata kami di Hotel.
Yup, kami masih di Bandung dan ini hari ketiga kami liburan di Bandung.
Kami nginap di Zest Hotel Sukajadi.
Hotel murah meriah yang lokasinya ga jauh sama GKPS PDAM tempat kami mau ibadah nanti.
Syukurnya Kiona tetap bisa tidur dimanapun kami menginap dari liburan kemarin.
Kemarin sempat khawatir karena ini kan masih perjalanan pertamanya Kio.. Takut ga bisa bobo kalo bukan di rumahnya sendiri.
Untungnya Kio niru emaknya yang bisa tidur dimana aja..
Hahaha.
:D

sleep tigh
asik banget nonton tv nya
muka baru bangun
Kami siap-siap mulai dari sarapan pagi, mandi sampe siap-siap pulang kembali ke Bekasi.
Kami cek-out hotel jam 10.00 pagi dan langsung cus menuju Kartika Sari Dago Bawah buat beli oleh-oleh. Selesai dari Kartika, kami menuju ke GKPS untuk ibadah Jumat Agung.
Sampai di sana ternyata masi jam 11 dan sempat tidur lagi setengah jam di rumah ompung Kio.

Kami mulai ibadah dan siap-siap menerima perjamuan kudus di jam 12 tepat. Kiona tidur dari awal ibadah sampe Ompung Kio khotbah. Selebihnya ketawa-ketawa ga jelas ngeliatin cowo-cowo yang ada di belakang bangku kami. Ganjen ya? :D Setelah ibadah kami makan siang bersama ompung dan tulang Kio, setelah itu baru kembali ke Bekasi.
Kio sama ompung selesai ibadah Jumat Agung
Perjalanan ke Bekasi kami lalui 3 jam ga pake macet banget. Dari jam 16.00 dan sampe di rumah pukul 19.00, setelah itu Kiona langsung tidur  begitu juga dengan papa Kio yang cape seharian menyetir, sedangkan emaknya masih nyuci baju sisa liburan kemarin sampe dengan jam 11 malam.. SUPER
Hehehehehe.

Kami bersyukur bisa menikmati liburan yang indah 3 hari ini,
dan lebih bersyukur kami punya Allah yang menebus dosa kami hari ini.
*uhuk religius lagi

God is Good all the time.

Udah ya.. Dadadah

Floating Market dan Farm House Lembang

Terucap syukur di pagi yang indah saat kami boleh membuka kembali mata kami.
ASEK BAHASANYA..
Yup. Ini hari kedua liburan kami. YEAAAY.. Kami ga mau nyia-nyiain sedetikpun hari itu. Jarang-jarang bisa menikmati kebersamaan kayak gini.
Pagi itu entah kenapa lebih indah, apa emang emak Kio lagi lebay aja ya.. :D Yah, hati yang gembira membuat suasana apapun indah biasanya.
Kiona seperti biasa bangun jam 5, dan jam 6 tepat uda mulai mengeluarkan gerakan-gerakan ga jelas yang artinya bosan berada di tempat tidur. Jadi kami memutuskan untuk berjalan-jalan sekitar kolam renang. Hahahaha. Jarang-jarang bangun langsung bisa ke kolam renang nih.
Masih pagi uda melek

Pas jalan di sekitar kolam, eh, ada orang yang udah berenang sepagi ini.. Iseng dong, penasaran, emang ga dingin ya berenang pagi gini, trus akhirnya celup-celup kaki dikit mau "memeriksa tingkat kehangatan air kolam" dan ternyata beneran anget.. :D Akhirnya karna emaknya yang mo berenang, Kiona juga dibawa berenang sekalian. Padahal rencana berenangnya siangan aja tadinya.

Ini kali pertama Kiona renang. Kirain Kio bakal takut, tapi ternyata ga.. Kio senang banget, teriak-teriak girang sesaat setelah dimasukkan ke dalam air.

abaikan muka emaknya yang lebih girang dari anaknya
:D
Kami berenang 20 menitan, ga mau lama-lama takut Kio kedinginan pas diangkat dari kolam. Setelah selesai renang, Kio kami mandikan di air anget di kamar, dan langsung kasi minyak telon yang banyak supaya ga kedinginan.

Selesai mandi, kami sarapan pagi di hotel di sambung berjalan-jalan lagi sekitaran kolam yang udah rame sama anak-anak yang berenang.
Fokus ke Kue-kue di belakang aja ya
menu sarapan pagi ini


Kami cek-out sekitaran jam 11.00 dan langsung cus menuju ke Floating Market sesuai jadwal semula. Sampe di Floating ga terlalu lama, jam 11.30 udah di parkiran. Suasana di Floating Market rame padahal kami sengaja ambil cuti di hari kerja biar ga terlalu padat di tempat wisata. Tapi kayaknya kami salah strategi. Di minggu-minggu itu banyak yang studytour dan darmawisata rombongan. Alhasil, kami jadi ga bebas kemana-mana karena dimana-mana penuh. Noted, untuk cuti jangan ambil yang nyambung sama libur nasional karena bisa jadi orang-orang studytour.
Berikut kenarsisan kami di Floating Market:
Abaikan aja keramaian, anggap cuma ada kami..
Kiona ngantuk
Muka Kiona.. :DDDD
Asli yang ini emang udah ga semangat jalan si kicik

Kami makan siang di floating market pake sistem pembayaran koin. o iya, for information, tiket masuk ke floating market itu Rp 20 ribu per orang udah dapet free minuman yang bisa ditukar di pintu masuk maupun di dalam area floating market, diluar makan berat ya bo, walaupun di sepanjang danau buatan disediakan food court pake konsep warung mengambang. :D
Kami abis Rp 100 ribu buat tukar koin-koin untuk bayar aneka jenis makanan yang dijual di sana.
For information lagi, harga makanan di sana dimulai dari harga 5 ribuan dan kelipatannya. Jadi koin yang ditukar itu ada koin 5ribu, 10ribu dan 20ribu. O iya, contoh koinnya ada di foto pertama pas kami di Floating Market. itu jadi icon pas masuk ke area sana kayaknya ya..
O iya, di dalam area floating market ini juga ada beberapa tempat lagi kayak taman miniatur kereta api, taman kelinci, area bermain anak, dll.
Tapi masuk ke sana pake tiket lagi ya. Kayak taman miniatur kereta api yang kami masuki, per orang kena Rp 15 ribu. dan ternyata di Floating market ini juga ada arena outbond anak dan kolam renang yang baru dibuka yang masing-masing dikenakan biaya tambahan :(

Selesai dari Floating Market sekitar jam 1 lewat, kami langsung cus berangkat ke Farm House. Letaknya ga jauh dari Floating market. Cuma 15 menitan udah sampe, tapi ya sama ramenya sama Floating Market, cari parkiran aja jadi PR.
Tiketnya Rp 20 ribu per orang termasuk voucer yang bisa ditukar dengan susu murni di depan pintu masuk. Huft, sanking penuhnya, kami berasa liburan pas weekend aja.
Kiona bangun tidur, jadi mukanya bisa ketawa-ketawa

Maaf Kiona kebanyakan ga fokus kamera karena emang bayi kicik seumur Kio masih agak cranky diajak jalan-jalan. Ini kan emang keinginan emak-bapaknya aja jalan-jalan mengurangi kejenuhan dalam pekerjaan. Halah.. si bayik mah ikut aja.

Kami pulang dari Farm House jam 15.00 dan disambut dengan kemacetan ke arah Bandung. Asli ini macet banget dan ga bergerak. Kami baru sampai di Zest Sukajadi jam 17.00, langsung cek-in dan taruh barang di kamar, trus langsung cus berangkat lagi ke tempat makan. Kami juga janjian dengan teman lama kami, ya sekalian reunian lah selagi kami di Bandung. o iya, kami pilih hotel Zest karena selain dekat dengan kota, dekat juga dengan gereja buat besok hari. So, kami sampai di tempat makan jam 17.30 dan reunian sambil ngobrol sampai jam 20.00.


Kami izin pulang duluan karena Kiona cranky dan rewel, mungkin karena cape seharian ini dipaksa jalan-jalan sama mamanya. Plus Ujan deras mengguyur Bandung.
Untungnya tempat makannya ga jauh dari Zest, dan di malam ini pun akhirnya kami mengistirahatkan tubuh kami yang lelah sehingga bisa beraktivitas lagi di esok harinya.

Oke begitulah kisah di liburan hari ke-2.
Lanjut ke hari ke-3 yuk.